Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Menjaga Keseimbangan: Pentingnya Kesehatan Mental dan Penerimaan Diri

Menjaga Keseimbangan: Pentingnya Kesehatan Mental dan Penerimaan Diri

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

 

LensaKayong.Com Selama ini, standar kesehatan seseorang sering kali hanya diukur melalui kondisi fisik yang prima. Namun, kenyataannya aspek kesehatan mental memegang peranan yang tidak kalah penting dalam menunjang kualitas hidup. Keseimbangan antara kesehatan raga dan jiwa menjadi kunci utama bagi setiap individu dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari.

Kesehatan Bukan Sekadar Kondisi Fisik

Dalam berbagai program edukasi kesehatan, para ahli terus menekankan bahwa sehat tidak hanya terpaku pada kondisi badan semata. Kesehatan mental memerlukan perhatian yang setara agar seseorang dapat berinteraksi dan berfungsi secara maksimal di lingkungan sosialnya.

Pentingnya kesadaran ini tercermin dalam sebuah pesan edukasi yang disampaikan melalui media informasi digital.

“Pernahkah kita berpikir bahwa yang sehat itu bukan hanya badan, tapi juga harus sehat mental?” demikian kutipan pernyataan yang dirilis dalam video informasi kesehatan mental pada tanggal 25 Februari 2023.

Mengenali Diri Sebagai Langkah Awal Stabilitas Emosional

Penerimaan diri atau self-acceptance dianggap sebagai fondasi mendasar dalam menjaga stabilitas emosional. Proses ini dimulai dengan upaya mengenali karakter pribadi secara mendalam, yang mencakup potensi sekaligus keterbatasan yang ada pada diri sendiri.

Secara umum, proses pengenalan diri ini melibatkan dua aspek utama:

• Memahami Sisi Positif: Mengidentifikasi dan mengasah kekuatan serta kelebihan yang dimiliki.
• Menyadari Sisi Negatif: Mengetahui kekurangan yang ada tanpa harus memberikan penghakiman buruk terhadap diri sendiri.

Dampak Positif Penerimaan Diri bagi Jiwa

Dengan memahami diri secara utuh, seseorang diharapkan mampu menerima kondisi fisik serta segala kemampuan yang telah dimilikinya. Sikap objektif ini menjadi bentuk pencegahan awal terhadap risiko gangguan kesehatan mental. Individu yang memiliki penerimaan diri yang baik cenderung mempunyai ketahanan internal yang lebih kuat saat menghadapi tekanan luar.

Perlu dipahami bahwa menerima keadaan fisik dan kapasitas diri bukan berarti menyerah pada keadaan. Sebaliknya, hal ini merupakan strategi cerdas untuk mengelola ekspektasi dan meningkatkan rasa syukur dalam menjalani kehidupan.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Revitalisasi Keraton, Tunggu Permintaan Daerah

    Pemerintah Siapkan Revitalisasi Keraton, Tunggu Permintaan Daerah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com – Pemerintah akan merevitalisasi keraton dan kesultanan yang ada di Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing pihak keraton. Hal ini disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Dalam kunjungannya, Fadli meninjau sejumlah cagar budaya, termasuk Tahura Gunung Kunci dan bekas benteng pertahanan di […]

  • Review Vivo X300 Pro Indonesia: Hadirnya Origin OS dan Performa Dimensity 9500 yang Tangguh

    Review Vivo X300 Pro Indonesia: Hadirnya Origin OS dan Performa Dimensity 9500 yang Tangguh

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com– Pasar ponsel pintar kelas atas (flagship) di Indonesia kembali memanas pada awal tahun 2026. Vivo secara resmi meluncurkan Vivo X300 Pro, perangkat yang membawa perubahan besar, terutama pada sisi antarmuka pengguna atau software.   Melalui ulasan di kanal YouTube Gadgetin, David menyatakan bahwa langkah Vivo memboyong Origin OS ke pasar Indonesia merupakan pembaruan […]

  • Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah nyata membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, […]

  • Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Pemkab Kayong Utara Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas

    Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Pemkab Kayong Utara Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, bersama Wakil Bupati Amru Chanwari dan jajaran Forkopimda menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI ini berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026. Rakornas kali ini mengusung tema […]

  • Cerita Bupati Ketapang Alexander Wilyo Soal Sosok OSO: Tokoh Pemimpin Sekaligus Orang Tua

    Cerita Bupati Ketapang Alexander Wilyo Soal Sosok OSO: Tokoh Pemimpin Sekaligus Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan antara Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dengan tokoh nasional asal Kalimantan Barat, Osman Sapta Odang (OSO). Pertemuan ini berlangsung menjelang persiapan pelantikan Pengurus Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Melalui unggahan di media sosialnya pada Rabu, 21 Januari 2026, Alexander Wilyo membagikan momen […]

  • Dana Riset Naik Rp4 T, Prabowo Fokus Hilirisasi

    Dana Riset Naik Rp4 T, Prabowo Fokus Hilirisasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau sekitar 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, peningkatan anggaran riset tersebut mencerminkan kepercayaan Presiden terhadap peran strategis perguruan tinggi […]

expand_less