Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Lantik 163 Pejabat, Bupati Alexander Wilyo Tegaskan Jabatan Tidak Bisa Dipesan atau Diminta

Lantik 163 Pejabat, Bupati Alexander Wilyo Tegaskan Jabatan Tidak Bisa Dipesan atau Diminta

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.Com — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi melantik sebanyak 163 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang pada Kamis, 23 Januari 2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penguatan birokrasi daerah guna memastikan pelayanan publik dan pembangunan masyarakat berjalan secara optimal.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa setiap amanah jabatan yang diterima merupakan rida Tuhan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Alexander menyampaikan bahwa tugasnya sebagai kepala daerah adalah untuk mengemban amanah rakyat demi membangun Ketapang yang lebih baik dari segala aspek.

Hal ini sejalan dengan visi pembangunan berkeadilan guna mewujudkan Kabupaten Ketapang yang semakin maju dan mandiri di masa depan.

Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar seremoni rutin atau rotasi biasa dalam struktur pemerintahan daerah.

Pelantikan ini adalah ikhtiar untuk memastikan birokrasi benar-benar berfungsi sebagai mesin pelayanan publik yang adaptif dan profesional bagi masyarakat luas.

“Jabatan yang diemban bukanlah hak, melainkan amanah dari rakyat yang nantinya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan,” tegas Alexander.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa jabatan tidak bisa diminta, dipesan, apalagi diperjualbelikan kepada siapa pun.

Aparatur yang dipilih harus memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen kerja yang nyata demi menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pengisian jabatan kali ini ditegaskan berbasis pada kemampuan, rekam jejak, serta kinerja objektif, bukan berdasarkan kedekatan atau kepentingan tertentu.

Seluruh proses penempatan telah mengikuti peraturan perundang-undangan, termasuk perolehan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Alexander juga mengingatkan bahwa setiap jabatan akan dievaluasi secara berkala jika tidak dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Tidak ada unsur kepentingan politik maupun dendam pribadi dalam keputusan ini, melainkan murni demi kepentingan organisasi pemerintah daerah.

Bupati meminta seluruh pejabat, terutama Camat dan Lurah, agar memiliki kepekaan serta respons cepat terhadap keluhan maupun aspirasi yang datang dari warga.

Pemanfaatan media sosial secara bijak juga didorong sebagai sarana komunikasi agar pelayanan publik semakin transparan dan mudah diakses oleh publik.

“Kita tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Pejabat harus hadir, mendengar, dan merespons setiap kebutuhan yang ada,” ungkapnya.

Kepercayaan yang diberikan melalui jabatan ini harus dibuktikan melalui kerja nyata yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Ketapang.

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menjaga soliditas dan kebersamaan, layaknya sebuah keluarga besar dalam rumah besar Kabupaten Ketapang.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja birokrasi yang lebih responsif dan berorientasi pada pembangunan berkeadilan bagi semua elemen.

Sebagai informasi, dari 163 pejabat yang dilantik, terdiri dari 87 orang Pejabat Administrator dan 76 orang Pejabat Pengawas di berbagai instansi.

Beberapa nama yang mengisi posisi strategis di antaranya Wahyudin sebagai Sekretaris Bapenda, Iwan Kusnadi sebagai Sekretaris BPKAD, serta M. Junaidi Wiranta sebagai Sekretaris Bappeda.

Sejumlah camat baru juga turut dilantik, seperti Suryadi sebagai Camat Delta Pawan, Drs. Suparman sebagai Camat Benua Kayong, dan Hermansyahwiran sebagai Camat Kendawangan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Rehabilitasi Anak, Sekda Erwin Sudrajat Bahas Kerja Sama Pidana Kerja Sosial dengan Bapas Pontianak

    Perkuat Rehabilitasi Anak, Sekda Erwin Sudrajat Bahas Kerja Sama Pidana Kerja Sosial dengan Bapas Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, menerima kunjungan resmi dari jajaran Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pontianak. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kayong Utara, Sukadana, pada Kamis, (12/2/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah membahas rencana nota kesepakatan kerja sama terkait pelaksanaan pidana kerja sosial dan pidana pelayanan masyarakat […]

  • Setelah Lama Jadi Jalur Rawan, Kalbar Akhirnya Diperkuat Direktorat Khusus TPPO

    Setelah Lama Jadi Jalur Rawan, Kalbar Akhirnya Diperkuat Direktorat Khusus TPPO

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menjadi salah satu dari 11 Polda yang resmi memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian itu dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. Pembentukan Direktorat PPA-PPO di tingkat Polda dan Polres, menurut Sigit, […]

  • Intip Dapur SPPG Polri di Riam Berasap: Pastikan Makanan Siswa Sehat dan Berkualitas

    Intip Dapur SPPG Polri di Riam Berasap: Pastikan Makanan Siswa Sehat dan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kayong Utara terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bertempat di pusat operasional Riam Berasap, Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, SPPG Polri konsisten menerapkan standar keamanan pangan tingkat tinggi, Selasa, 20 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan penuh bahwa […]

  • Cetak SDM Unggul, Sinergi Pemkab Kayong Utara dan Universitas OSO Luluskan 20 Wisudawan Beasiswa

    Cetak SDM Unggul, Sinergi Pemkab Kayong Utara dan Universitas OSO Luluskan 20 Wisudawan Beasiswa

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, bersama Wakil Bupati Amru Chanwari menghadiri prosesi Wisuda Ke-2 Universitas OSO yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Kamis, 22 Januari 2026. Momen akademik ini menjadi sangat spesial bagi Kabupaten Kayong Utara, mengingat dari total 46 wisudawan, terdapat 20 orang merupakan mahasiswa asal “Bumi Bertuah”. Para lulusan tersebut […]

  • DPRD Ketapang Cecar 5 Perusahaan Sawit Soal Pencemaran Limbah, Desak Uji Lab di DLH

    DPRD Ketapang Cecar 5 Perusahaan Sawit Soal Pencemaran Limbah, Desak Uji Lab di DLH

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Komisi IV DPRD Kabupaten Ketapang menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama lima perusahaan perkebunan guna membahas penyelesaian sengketa pencemaran limbah. Kelima perusahaan tersebut adalah PT Falcon Agri Persada (FAPE), PT Kayong Agro Lestari (KAL), PT Limpah Sejahtera, PT Swadaya Mukti Prakarsa (SMP), dan PT Umekah Sari Pratama (USP). Rapat yang berlangsung di […]

  • Pemerintah Naikkan Anggaran KIP Kuliah 2026, Prioritas Mahasiswa dari Keluarga Miskin

    Pemerintah Naikkan Anggaran KIP Kuliah 2026, Prioritas Mahasiswa dari Keluarga Miskin

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com — Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan meningkatkan alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) mencatat tren penerima KIP Kuliah terus […]

expand_less