Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Rahasia Membuat Pancake Durian yang Manis dan Lembut: Solusi Camilan Lumer di Mulut

Rahasia Membuat Pancake Durian yang Manis dan Lembut: Solusi Camilan Lumer di Mulut

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

LensaKayong.Com – Buah durian selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya. Selain dinikmati secara langsung, buah yang dijuluki “Raja Buah” ini kini banyak dikreasikan menjadi berbagai kudapan modern. Salah satu yang paling populer adalah pancake durian. Perpaduan kulit dadar yang tipis, krim yang ringan, serta daging buah durian asli menciptakan sensasi lumer yang menggugah selera.

Melalui kanal YouTube pribadinya, seorang kreator konten kuliner bernama Asri membagikan metode pembuatan pancake durian yang praktis dan dapat dipraktikkan sendiri di rumah. Menurutnya, hidangan ini sangat cocok dijadikan menu pencuci mulut atau camilan santai bersama keluarga.

“Pecinta durian pasti suka sama pancake ini. Dijamin rasanya pasti bikin lagi,” ungkap Asri dalam video tutorialnya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, proses pembuatan pancake ini terbagi menjadi tiga tahap utama: penyiapan daging buah, pembuatan kulit dadar yang lentur, serta pengolahan whipping cream.

Persiapan Daging Buah Durian Berkualitas

Langkah pertama yang sangat menentukan rasa adalah pemilihan buah durian. Dalam resep ini, Asri menggunakan dua buah durian utuh untuk diambil dagingnya. Proses pemisahan daging dari biji dilakukan secara manual hingga terkumpul sekitar 600 gram daging durian murni.

Asri menekankan bahwa penggunaan buah asli tanpa campuran perasa buatan adalah kunci utama agar aroma dan rasa pancake tetap kuat serta autentik.

Tips Membuat Kulit Pancake yang Lentur dan Anti Robek

Kualitas pancake durian sangat bergantung pada tekstur kulitnya. Kulit yang ideal haruslah tipis namun tetap elastis agar tidak mudah pecah saat dilipat. Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan:

• Tepung Terigu: 200 gram protein sedang (sudah diayak).
• Bahan Kering: 40 gram gula pasir dan 1/2 sdt garam.
• Cairan & Telur: 2 butir telur, susu cair secukupnya, dan margarin cair (suhu ruang).
• Tambahan: 1/2 sdt vanila dan pewarna makanan sesuai selera.
Proses Pengolahan Kulit:

1. Campurkan semua bahan kering, lalu masukkan telur dan susu cair secara bertahap sambil diaduk rata.
2. Tambahkan margarin cair, vanila, dan pewarna.
3. Saring adonan untuk memastikan tekstur benar-benar halus dan tidak ada tepung yang menggumpal.
4. Masak di wajan anti lengket (diameter 18 cm) dengan api paling kecil.
5. Tuangkan satu sendok sayur adonan, putar wajan hingga membentuk lingkaran tipis, lalu angkat setelah matang merata. Resep ini dapat menghasilkan sekitar 20 lembar kulit pancake.

Cara Mengolah Krim (Whipping Cream) yang Stabil

Komponen kedua yang tak kalah penting adalah whipping cream. Asri menggunakan 150 gram bubuk krim yang dicampur dengan 300 ml air es. Proses pengocokan dilakukan dengan mixer kecepatan tinggi selama kurang lebih 5 menit hingga teksturnya mengembang dan kaku. Sebagai pelengkap rasa, tambahkan dua saset susu kental manis ke dalam adonan krim tersebut.

Tahap Akhir: Teknik Melipat dan Saran Penyajian

Pada proses perakitan, letakkan bagian kulit yang berpori di sisi dalam agar tampilan luar pancake tampak halus dan mulus.

“Isian pancake bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Bisa dibuat ukuran besar agar lebih mengenyangkan, atau ukuran sedang,” jelas Asri. Cara melipatnya cukup sederhana dengan mempertemukan sisi kanan, kiri, atas, dan bawah secara rapi untuk menghindari kebocoran.

Agar lebih nikmat, simpanlah pancake yang sudah jadi di dalam wadah tertutup, lalu masukkan ke dalam pendingin (chiller) selama 1 hingga 2 jam. Suhu dingin akan membuat tekstur krim lebih stabil dan memberikan sensasi segar saat disantap. Hasil akhir dari resep ini menawarkan kulit yang lembut namun tidak terlalu tebal, dengan dominasi rasa daging durian yang kuat.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih Efektif, Ini Keuntungan Teknik Semai Jagung Sebelum Pindah ke Lahan

    Lebih Efektif, Ini Keuntungan Teknik Semai Jagung Sebelum Pindah ke Lahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com – Dalam budidaya jagung konvensional, kegagalan benih untuk tumbuh di lahan sering kali menjadi kendala utama. Masalah ini biasanya memicu pemborosan waktu dan biaya operasional. Sebagai solusinya, teknik penyemaian bibit sebelum proses penanaman di lahan terbuka kini mulai banyak diterapkan untuk memastikan produktivitas yang lebih stabil. Metode ini menawarkan pendekatan yang lebih terkontrol […]

  • Sidak di Polsek Sukadana, Bid Propam Polda Periksa Kelengkapan Administrasi Hingga Senpi Personil

    Sidak di Polsek Sukadana, Bid Propam Polda Periksa Kelengkapan Administrasi Hingga Senpi Personil

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Guna memastikan integritas personel tetap terjaga di level tertinggi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Barat melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin). Kegiatan ini berlangsung di Mapolsek Sukadana pada Selasa, 3 Februari 2026, sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap internal kepolisian. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota Polri di jajaran […]

  • Pemkab dan Polres Kayong Utara Gelar Gerakan ASRI di Pantai Pulau Datok, Tindak Lanjut Arahan Presiden

    Pemkab dan Polres Kayong Utara Gelar Gerakan ASRI di Pantai Pulau Datok, Tindak Lanjut Arahan Presiden

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama Polres Kayong Utara menggelar kegiatan Apel Korve Gerakan ASRI di kawasan wisata Pantai Pulau Datok, Sukadana. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, dan dipimpin oleh Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo. Pelaksanaan korve massal ini menjadi […]

  • Akses Izin Tambang Dibuka untuk UKM Daerah, Ini Syarat dan Risikonya

    Akses Izin Tambang Dibuka untuk UKM Daerah, Ini Syarat dan Risikonya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com — Pemerintah mulai membuka jalan lebih lebar bagi usaha kecil dan menengah (UKM) daerah untuk masuk ke sektor pertambangan yang selama ini didominasi korporasi besar. Melalui Peraturan Menteri UMKM Nomor 4 Tahun 2025, pemerintah menetapkan skema verifikasi khusus bagi UKM yang mengajukan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) mineral logam dan batubara dengan mekanisme pemberian […]

  • 4 Cara Sederhana Tingkatkan Fokus dan Produktivitas Belajar yang Efektif

    4 Cara Sederhana Tingkatkan Fokus dan Produktivitas Belajar yang Efektif

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Keyin
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com-Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan buku, namun merasa materi yang dipelajari tidak terserap dengan maksimal. Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah utama sering kali bukan pada durasi atau lamanya waktu belajar, melainkan pada kualitas dari sesi belajar itu sendiri. Berdasarkan tips yang dibagikan melalui kanal YouTube Farhan Journal, produktivitas belajar dapat ditingkatkan secara […]

  • Wakapolri: Korban TPPO Tidak Boleh Dipidana

    Wakapolri: Korban TPPO Tidak Boleh Dipidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com — Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum karena paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Penegasan itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Menurut Dedi, penanganan TPPO harus mengedepankan prinsip non penalization, […]

expand_less