Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu, Achmad Sholeh Tuntut Tanggung Jawab Penuh PLTU Ketapang dan Vendor

Dua Pekerja Tewas Tertimbun Abu, Achmad Sholeh Tuntut Tanggung Jawab Penuh PLTU Ketapang dan Vendor

  • account_circle Tim Liputan
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.Com — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, memberikan perhatian serius terhadap insiden kecelakaan kerja maut yang kembali terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara Sukabangun. Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 tersebut menewaskan dua orang pekerja dan menyebabkan dua lainnya mengalami luka-luka akibat tertimbun material abu sisa pembakaran.

Achmad Sholeh mengungkapkan kekecewaannya karena kecelakaan kerja di lokasi yang sama bukan pertama kalinya terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Berdasarkan catatannya, insiden serupa juga pernah terjadi pada tahun 2025 dengan menelan satu korban jiwa, dan kini terulang kembali di awal tahun 2026.

“Tahun 2025 satu orang terjatuh dari ketinggian yang hampir sama. Sekarang empat orang jadi korban. Saya meminta tim audit melakukan audit kinerja PLTU Ketapang secara hukum maupun kinerja,” tegas Sholeh, Minggu, 25 Januari 2026.

Pihaknya mendesak aparat kepolisian di wilayah hukum Ketapang untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan menyeluruh guna mengusut tuntas penyebab tragedi ini.

DPRD Ketapang menekankan, jika ditemukan unsur kelalaian baik dari pihak pengelola PLTU maupun vendor, maka tindakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa kompromi.

Desakan ini muncul bukan tanpa alasan, mengingat seringnya kecelakaan kerja terjadi di lokasi cerobong asap dan area pembersihan debu batu bara tersebut.

Kuat dugaan, tragedi memilukan ini berkaitan erat dengan lemahnya pengawasan terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

Selain menuntut proses hukum, Achmad Sholeh juga menegaskan agar pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap hak-hak para korban, baik yang meninggal dunia maupun selamat.

DPRD Ketapang berencana memanggil pihak manajemen PLTU, vendor, serta instansi terkait melalui komisi terkait untuk menggelar rapat kerja evaluasi menyeluruh.

“Evaluasi ini penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama,” ujarnya melalui pesan singkat.

Kronologi kejadian bermula saat empat pekerja sedang membersihkan material fly ash yang mengeras di dalam lubang cerobong sekitar pukul 16.30 WIB.

Tiba-tiba, material abu dari bagian atas runtuh menimpa para pekerja. Korban selamat menceritakan bahwa runtuhan terjadi sangat cepat dan berat hingga mengubur rekan mereka.

Dua korban meninggal dunia adalah JN (35), warga Benua Kayong, dan RN (32), warga Delta Pawan. Sementara dua korban selamat adalah PEM (38) dan HR (30).

Insiden ini sempat memicu ketegangan di area PLTU karena pihak keluarga korban menilai perusahaan bersikap tertutup dan lamban dalam memberikan informasi.

Secara hukum, peristiwa ini berpotensi melanggar UU Ketenagakerjaan terkait perlindungan keselamatan kerja serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PLTU Sukabangun belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden maut yang terjadi di lingkungan kerjanya tersebut.

  • Penulis: Tim Liputan
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syair Gulung Kengkarangan Simpang Matan Ditetapkan sebagai WBTB, Identitas Budaya Melayu Diakui Nasional

    Syair Gulung Kengkarangan Simpang Matan Ditetapkan sebagai WBTB, Identitas Budaya Melayu Diakui Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berhasil meraih pencapaian gemilang pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke-69. Dalam acara yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Rabu, 28 Januari 2026, Kayong Utara menerima penghargaan bergengsi Warisan Budaya Takbenda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan RI. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat […]

  • Intip Dapur SPPG Polri di Riam Berasap: Pastikan Makanan Siswa Sehat dan Berkualitas

    Intip Dapur SPPG Polri di Riam Berasap: Pastikan Makanan Siswa Sehat dan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kayong Utara terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bertempat di pusat operasional Riam Berasap, Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, SPPG Polri konsisten menerapkan standar keamanan pangan tingkat tinggi, Selasa, 20 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan penuh bahwa […]

  • Wajib Tahu! 7 Larangan Saat Haid Agar Menstruasi Tidak Menyiksa

    Wajib Tahu! 7 Larangan Saat Haid Agar Menstruasi Tidak Menyiksa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LensaKayong– Masa menstruasi atau haid sering kali menjadi tantangan bagi banyak wanita. Munculnya kram perut, sakit pinggang, hingga perubahan suasana hati (mood swing) kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, ternyata beberapa kebiasaan harian justru dapat memperburuk kondisi fisik saat periode tersebut berlangsung.   Berdasarkan riset kesehatan yang dibagikan oleh praktisi kesehatan wanita, Pauline Wahyuni, terdapat […]

  • Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah nyata membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, […]

  • Kreatif dan Seru: Panduan Praktis Membuat Jurnal Estetik bagi Pemula

    Kreatif dan Seru: Panduan Praktis Membuat Jurnal Estetik bagi Pemula

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com – Aktivitas membuat jurnal atau journaling kini telah bertransformasi. Tidak lagi sekadar menulis catatan harian biasa, kegiatan ini kini menjadi sarana ekspresi seni yang menenangkan. Dengan memadukan tulisan tangan dan dekorasi visual, siapa pun dapat mengubah buku catatan biasa menjadi karya yang estetik. Teknik ini dinilai sangat cocok bagi pemula karena prosesnya yang […]

  • Pererat Silaturahmi di Pendopo Sukadana, Wagub Kalbar Ajak Warga Bijak Bermedsos Selama Puasa

    Pererat Silaturahmi di Pendopo Sukadana, Wagub Kalbar Ajak Warga Bijak Bermedsos Selama Puasa

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Silaturahmi Ramadhan di Pendopo Bupati Kayong Utara pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, bersama jajaran pemerintah provinsi dan tokoh masyarakat […]

expand_less