Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Syair Gulung Kengkarangan Simpang Matan Ditetapkan sebagai WBTB, Identitas Budaya Melayu Diakui Nasional

Syair Gulung Kengkarangan Simpang Matan Ditetapkan sebagai WBTB, Identitas Budaya Melayu Diakui Nasional

  • account_circle Pro/Tim
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.Com — Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berhasil meraih pencapaian gemilang pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke-69. Dalam acara yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Rabu, 28 Januari 2026, Kayong Utara menerima penghargaan bergengsi Warisan Budaya Takbenda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan RI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat kepada Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari.

Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Kayong Utara dalam menjaga tradisi sastra lisan “Kengkarangan Simpang Matan” yang kini resmi berstatus sebagai warisan budaya nasional.

Selain itu, Kayong Utara juga menyabet penghargaan sebagai terbaik kedua tingkat provinsi dalam pengumpulan data nama Rupabumi melalui sistem SINAR, dengan total 666 data yang terinput.

Wakil Bupati Amru Chanwari menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas dua penghargaan sekaligus yang diterima oleh Kabupaten Kayong Utara.

“Penghargaan ini adalah bukti komitmen kami dalam menjaga kelestarian budaya serta tertib administrasi penyelenggaraan nama rupabumi yang akurat,” ujar Amru Chanwari.

Kengkarangan Simpang Matan sendiri merupakan tradisi Syair Gulung khas dari wilayah Matan Tanjungpura yang memiliki akar sejarah sangat kuat sejak zaman kerajaan.

Sastra lisan ini dikenal unik karena naskah syair ditulis di atas kertas panjang yang digulung, dengan etika khusus di mana ujung kertas harus digulung ke arah luar.

Dahulu, bait-bait syair ini dilantunkan dalam acara adat dan keagamaan sebagai sarana penyampai nasihat, ajaran moral, hingga kritik sosial bagi masyarakat Melayu setempat.

Secara teknis, Kengkarangan Simpang Matan memiliki kaidah penulisan dan cara pelantunan yang berbeda jika dibandingkan dengan syair Melayu dari daerah lain.

Meskipun sempat terancam punah, kini tradisi tersebut kembali populer berkat semangat generasi muda Kayong Utara yang antusias mempelajari seni bertutur ini.

Penetapan sebagai WBTB menjadi tonggak penting dalam perlindungan hukum dan pelestarian aset budaya agar tetap menjadi identitas bagi generasi mendatang.

Keberhasilan dalam pendataan Nama Rupabumi juga menegaskan bahwa Kayong Utara serius dalam mendokumentasikan setiap unsur alami, buatan, dan warisan budaya di wilayahnya.

Sinergi antara pelestarian adat dan ketertiban administrasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat marwah budaya di Kabupaten Kayong Utara.

  • Penulis: Pro/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Diselamatkan, Izin Dicabut: Keputusan Tegas Prabowo

    Hutan Diselamatkan, Izin Dicabut: Keputusan Tegas Prabowo

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di kawasan hutan nasional. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Keputusan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa […]

  • Pemerintah Naikkan Anggaran KIP Kuliah 2026, Prioritas Mahasiswa dari Keluarga Miskin

    Pemerintah Naikkan Anggaran KIP Kuliah 2026, Prioritas Mahasiswa dari Keluarga Miskin

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com — Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan meningkatkan alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) mencatat tren penerima KIP Kuliah terus […]

  • Hanya 3 Bahan Utama, Begini Cara Membuat Bakso Goreng Mekar yang Renyah dan Anti Meledak

    Hanya 3 Bahan Utama, Begini Cara Membuat Bakso Goreng Mekar yang Renyah dan Anti Meledak

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com – Menciptakan kudapan yang lezat tidak selalu membutuhkan modal besar atau bahan yang rumit. Melalui kanal YouTube Pojok Ceu Inday, sebuah inovasi kuliner berupa Bakso Goreng Mekar kini tengah menjadi perhatian karena cara pembuatannya yang praktis dan ekonomis. Camilan ini hanya menggunakan tiga bahan utama namun menghasilkan tekstur yang krispi di luar dan […]

  • Sidak di Polsek Sukadana, Bid Propam Polda Periksa Kelengkapan Administrasi Hingga Senpi Personil

    Sidak di Polsek Sukadana, Bid Propam Polda Periksa Kelengkapan Administrasi Hingga Senpi Personil

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Guna memastikan integritas personel tetap terjaga di level tertinggi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Barat melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin). Kegiatan ini berlangsung di Mapolsek Sukadana pada Selasa, 3 Februari 2026, sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap internal kepolisian. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota Polri di jajaran […]

  • Songsong MTQ Tingkat Provinsi, Bupati Kayong Utara Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

    Songsong MTQ Tingkat Provinsi, Bupati Kayong Utara Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com – Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, memberikan penekanan penting dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai sarana memperkuat keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Pesan tersebut disampaikan Bupati Romi Wijaya saat menghadiri peringatan Isra Mikraj […]

  • Tekan Angka Kecelakaan, Polres Kayong Utara Gelar Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    Tekan Angka Kecelakaan, Polres Kayong Utara Gelar Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Guna menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Kayong Utara resmi memulai Operasi Kepolisian Kewilayahan bertajuk “Keselamatan Kapuas-2026”. Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Kayong Utara pada Senin pagi, 2 Februari 2026. Kegiatan […]

expand_less