Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Data Mengejutkan: Kayong Utara Hanya Punya 4 Dokter Spesialis, Pemprov Kalbar Dorong Kemandirian Pendidikan Spesialis

Data Mengejutkan: Kayong Utara Hanya Punya 4 Dokter Spesialis, Pemprov Kalbar Dorong Kemandirian Pendidikan Spesialis

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta memprihatinkan terkait krisis tenaga medis di wilayahnya. Hal ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti 2025–2028 di Hotel Novotel Pontianak, Minggu, 8 Februari 2026.

Berdasarkan data terbaru, Kalimantan Barat masih mengalami kekurangan tenaga medis yang sangat signifikan jika merujuk pada standar World Health Organization (WHO) dan Bappenas.

Untuk dokter umum, dengan populasi 5,6 juta jiwa, Kalbar idealnya memiliki 5.600 dokter (rasio 1:1.000). Namun, kenyataannya saat ini baru tersedia 1.571 dokter, yang berarti masih ada kekurangan sebanyak 4.108 dokter umum.

Kondisi serupa terjadi pada sektor dokter spesialis. Dari kebutuhan ideal 1.590 orang, baru tersedia 541 dokter spesialis, sehingga Kalbar masih kekurangan 1.049 tenaga spesialis.

Selain jumlah yang minim, Harisson menyoroti ketimpangan distribusi yang tajam antarwilayah:

• Kota Pontianak: Mengalami surplus (Kebutuhan 193, tersedia 216 dokter spesialis).
• Kabupaten Kayong Utara: Sangat kritis, hanya memiliki 4 dokter spesialis dari kebutuhan 35 orang.
• Kabupaten Sekadau: Hanya memiliki 7 dokter dari kebutuhan 63 orang.
• Kabupaten Kubu Raya: Tersedia 47 dokter dari kebutuhan 183 orang.

“Tanpa langkah luar biasa, kebutuhan dokter spesialis ini tidak akan pernah terpenuhi. Karena itu, Pemprov terus mendorong kemandirian pendidikan dokter spesialis di tingkat lokal,” tegas Harisson.

Guna mengatasi masalah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengambil beberapa langkah strategis, di antaranya:

1. Sinergi Pendidikan: Kerja sama UNTAN dan UNS untuk pembukaan spesialis THT di UNTAN.

2. Hospital-Based Training: Program pelatihan berbasis rumah sakit di RSUD dr. Soedarso yang diawali dengan spesialis bedah.

3. Insentif Daerah: Pemberian beasiswa dan ikatan dinas bagi putra-putri daerah dengan kontrak wajib mengabdi di kabupaten asal.

Harisson juga memaparkan kondisi fiskal nasional tahun 2026 yang mengalami defisit sekitar Rp689 triliun, yang berdampak pada transfer anggaran ke daerah. Meskipun anggaran kesehatan pusat berkisar Rp244 triliun (18–20%), ia mendorong IDI untuk lebih fokus pada langkah-langkah preventif.

Sekda berharap kepengurusan IDI Kalbar yang baru dapat lebih adaptif dalam melakukan asesmen kebutuhan dokter di setiap daerah. Tujuannya agar distribusi tenaga medis tidak lagi menumpuk di ibu kota provinsi, melainkan tersebar merata hingga ke pelosok demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kalimantan Barat.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Pemkab Kayong Utara Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas

    Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Pemkab Kayong Utara Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, bersama Wakil Bupati Amru Chanwari dan jajaran Forkopimda menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI ini berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026. Rakornas kali ini mengusung tema […]

  • Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah nyata membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, […]

  • Hadiri Muprov VII Kadin Kalbar, Wabup Amru Chanwari Ajak Pengusaha Lirik Potensi Kayong Utara

    Hadiri Muprov VII Kadin Kalbar, Wabup Amru Chanwari Ajak Pengusaha Lirik Potensi Kayong Utara

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, menghadiri Pembukaan Musyawarah Provinsi (Muprov) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis, 22 Januari 2026. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Kayong Utara ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sinergi antara pelaku usaha dan […]

  • Usai Viral Pamer ‘Kartu Sakti’ Saat Razia, Istri Polisi di Melawi Ini Minta Maaf dan Akui Salah

    Usai Viral Pamer ‘Kartu Sakti’ Saat Razia, Istri Polisi di Melawi Ini Minta Maaf dan Akui Salah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Tak lama setelah videonya viral dan memicu kontroversi, seorang ibu Bhayangkari yang pamer lolos dari razia dengan menunjukkan “kartu sakti” akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Permintaan maaf tersebut disampaikan oleh Riavera Andriani melalui akun Instagram pribadinya, @vhea_walliansen, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Dalam video unggahannya, Riavera secara sadar mengakui kesalahannya dan meminta […]

  • Hanya 3 Bahan Utama, Begini Cara Membuat Bakso Goreng Mekar yang Renyah dan Anti Meledak

    Hanya 3 Bahan Utama, Begini Cara Membuat Bakso Goreng Mekar yang Renyah dan Anti Meledak

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com – Menciptakan kudapan yang lezat tidak selalu membutuhkan modal besar atau bahan yang rumit. Melalui kanal YouTube Pojok Ceu Inday, sebuah inovasi kuliner berupa Bakso Goreng Mekar kini tengah menjadi perhatian karena cara pembuatannya yang praktis dan ekonomis. Camilan ini hanya menggunakan tiga bahan utama namun menghasilkan tekstur yang krispi di luar dan […]

  • Strategi Sederhana Hidup Sehat ala dr. Zaidul Akbar: Prioritaskan Pengurangan Porsi Makan

    Strategi Sederhana Hidup Sehat ala dr. Zaidul Akbar: Prioritaskan Pengurangan Porsi Makan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com Pakar kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, membagikan pandangan mengenai metode paling praktis dalam menjaga kebugaran tubuh. Melalui sebuah unggahan video pada 2 Februari 2024, beliau menekankan bahwa kunci kesehatan yang optimal sering kali dimulai dari kebiasaan makan yang lebih terkendali. Mengurangi Makan sebagai Langkah Awal Menuju Sehat Menurut dr. Zaidul Akbar, mengurangi […]

expand_less