Hadapi Pengetatan Anggaran, Wabup Amru Chanwari Minta Program RKPD 2027 Fokus pada Dampak Nyata
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

Hadapi Pengetatan Anggaran, Wabup Amru Chanwari Minta Program RKPD 2027 Fokus pada Dampak Nyata. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LensaKayong.Com – Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, menekankan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang efisien, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Hal ini menjadi poin utama dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kayong Utara Tahun 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Amru saat membuka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 yang berlangsung di Aula Bank Kalbar, Selasa (13/1/2026). Menurutnya, pertemuan ini merupakan langkah krusial dalam menyerap aspirasi publik.
“Forum ini menjadi wadah strategis partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah,” ungkap Amru.
Wabup menjelaskan bahwa RKPD 2027 merupakan bagian integral dari tahapan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kayong Utara 2025-2029. Dokumen ini bertujuan mewujudkan visi daerah yang religius, sehat, cerdas, dan sejahtera.
Selain target daerah, perencanaan ini juga diselaraskan dengan kebijakan nasional melalui delapan misi Presiden atau Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, serta sinkron dengan prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Barat.
Sinergi antara pusat dan daerah dinilai menjadi kunci agar program pembangunan tetap berjalan selaras dan tepat sasaran, terutama di tengah kondisi pengetatan anggaran.
Amru Chanwari tidak menampik adanya tantangan berupa berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi fiskal yang terbatas ini menuntut pemerintah daerah untuk semakin cermat dan teliti dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Dengan keterbatasan fiskal yang ada, kita harus fokus pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti penurunan kemiskinan, penanganan stunting, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Wabup Amru mengajak seluruh peserta forum untuk aktif memberikan masukan konstruktif demi menyempurnakan rancangan awal tersebut. Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih peka terhadap kebutuhan warga.
Ia mengingatkan jajarannya agar menghimpun aspirasi masyarakat secara optimal dan menerjemahkannya ke dalam program kerja yang memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan berorientasi pada hasil nyata.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar