Breaking News
Trending Tags
Beranda » Tanah Bertuah » Titik Api Terdeteksi di Hutan Produksi Pulau Maya, Tim Gabungan Terjang Medan Berat demi Ground Check

Titik Api Terdeteksi di Hutan Produksi Pulau Maya, Tim Gabungan Terjang Medan Berat demi Ground Check

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.Com — Personel gabungan dari Polsek Pulau Maya Karimata, TNI, dan instansi terkait melakukan ground check menyusul temuan titik api di kawasan Hutan Produksi, Dusun Kamboja Baru, Desa Kamboja.

Berdasarkan pantauan udara, kepulan asap dan kobaran api masih terdeteksi di lokasi tersebut meski akses melalui jalur darat sangat sulit untuk ditembus.

Kondisi ini diperparah dengan rilis terbaru dari BMKG yang menyatakan bahwa wilayah Kalimantan Barat resmi memasuki periode musim kemarau ekstrem dalam sepekan ke depan.

Kapolsek Pulau Maya Karimata memimpin langsung pengecekan lapangan pada Selasa, 20 Januari 2026, bersama tim dari Manggala Agni, BPBD, Dinas Kehutanan, hingga LPHD Desa Kemboja.

Tim gabungan harus menempuh jarak sekitar 30 kilometer dari pusat Polsek untuk bisa mendekati titik koordinat kebakaran yang berada di posisi 01.05647 S 109.67221 E.

Hambatan utama di lapangan adalah kondisi medan yang tertutup semak belukar sangat tebal serta tidak adanya akses jalan formal menuju pusat api.

Vegetasi berupa ilalang kering dan kayu-kayuan di atas tanah gambut membuat api merambat dengan cepat karena dorongan cuaca panas serta angin kencang.

Hingga saat ini, luas total lahan yang terbakar serta identitas pemilik lahan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Selaras dengan temuan tersebut, BMKG merilis peringatan dini cuaca di Kabupaten Kayong Utara untuk periode 20 Januari hingga 26 Januari 2026.

Suhu udara diprediksi mencapai puncaknya di angka 33°C hingga 35°C pada siang hari dengan kecepatan angin mencapai 15-30 km/jam.

Kondisi kadar air tanah yang menurun drastis membuat lahan gambut di wilayah ini berada pada level potensi Karhutla yang sangat tinggi atau zona merah.

Meski terkendala sumber air dan akses geografis, tim gabungan terus melakukan pemantauan intensif menggunakan drone untuk memetakan arah persebaran asap.

Pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan seluruh perangkat di Desa Kamboja guna memperketat pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar hutan.

“Kami terus mencari siapa pemilik lahan tersebut dan melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas pihak Polsek dalam laporan resminya.

Warga diimbau segera melapor jika melihat asap mencurigakan, mengingat tanah gambut yang terbakar di bagian dalam akan sangat sulit dipadamkan jika sudah meluas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Ekosistem Bisnis: Rahasia Efisiensi Perputaran Uang di Lingkaran Konglomerasi

    Strategi Ekosistem Bisnis: Rahasia Efisiensi Perputaran Uang di Lingkaran Konglomerasi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com – Fenomena kekayaan besar yang dimiliki para konglomerat sering kali tidak berasal dari satu perusahaan tunggal saja. Keberhasilan mereka justru terletak pada kemampuan dalam membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi secara mendalam. Dalam sebuah diskusi yang dipublikasikan pada Sabtu, 8 November 2025, terungkap bagaimana grup bisnis besar mengelola alur modal mereka. Strategi ini memastikan […]

  • Cetak SDM Unggul, Sinergi Pemkab Kayong Utara dan Universitas OSO Luluskan 20 Wisudawan Beasiswa

    Cetak SDM Unggul, Sinergi Pemkab Kayong Utara dan Universitas OSO Luluskan 20 Wisudawan Beasiswa

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, bersama Wakil Bupati Amru Chanwari menghadiri prosesi Wisuda Ke-2 Universitas OSO yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Kamis, 22 Januari 2026. Momen akademik ini menjadi sangat spesial bagi Kabupaten Kayong Utara, mengingat dari total 46 wisudawan, terdapat 20 orang merupakan mahasiswa asal “Bumi Bertuah”. Para lulusan tersebut […]

  • Pastikan Legalitas Aset Umat, Kepala KUA Seponti Verifikasi Data Tanah Wakaf di Desa Podorukun

    Pastikan Legalitas Aset Umat, Kepala KUA Seponti Verifikasi Data Tanah Wakaf di Desa Podorukun

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seponti, Syarif Al Fahmiansyah Manda Putra Al Qadrie, melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi data tanah wakaf di Desa Podorukun. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 ini merupakan tindak lanjut atas pengajuan data melalui aplikasi Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama. Langkah ini bertujuan untuk memastikan […]

  • Pesan Gubernur Ria Norsan di Malam Tarawih Pertama: Jadikan Ramadan Momentum Khatamkan Al-Qur’an

    Pesan Gubernur Ria Norsan di Malam Tarawih Pertama: Jadikan Ramadan Momentum Khatamkan Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan Shalat Tarawih malam pertama Ramadan 1447 H bersama keluarga di Surau Al Baaqi, Kompleks Pendopo Gubernur Kalbar. Kegiatan ibadah yang berlangsung pada Kamis malam, 19 Februari 2026 tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah serta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Pendopo. Suasana khidmat […]

  • Kisah Inspiratif dari Karimata: Bumdesa Betok Jaya Bersama Pamerkan Inovasi Listrik Mandiri di Boyolali

    Kisah Inspiratif dari Karimata: Bumdesa Betok Jaya Bersama Pamerkan Inovasi Listrik Mandiri di Boyolali

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com – Bumdesa Betok Jaya Bersama, yang berasal dari Desa Betok Jaya, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, sukses mewakili Provinsi Kalimantan Barat dalam ajang bergengsi Pameran Hari Desa Nasional 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada 14 hingga 15 Januari 2026. Kehadiran unit usaha desa dari wilayah kepulauan ini mendapat dukungan […]

  • Pendekatan Berbasis Risiko Dinilai Penting Cegah Penyimpangan Kehutanan

    Pendekatan Berbasis Risiko Dinilai Penting Cegah Penyimpangan Kehutanan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan tata kelola kehutanan yang akuntabel dan berintegritas menjadi prasyarat utama pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Rohmat mengatakan, pendekatan berbasis risiko perlu diterapkan secara konsisten agar perencanaan dan pelaksanaan program kehutanan berjalan efektif serta mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini. “Pengelolaan hutan ke depan harus dilaksanakan melalui […]

expand_less