Cerita Bupati Ketapang Alexander Wilyo Soal Sosok OSO: Tokoh Pemimpin Sekaligus Orang Tua
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bertemu OSO jelang pelantikan Hanura Kalbar. Bahas kemajuan daerah dalam suasana penuh kekeluargaan. (Foto: Fb/Aw)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LensaKayong.Com — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan antara Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dengan tokoh nasional asal Kalimantan Barat, Osman Sapta Odang (OSO).
Pertemuan ini berlangsung menjelang persiapan pelantikan Pengurus Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Melalui unggahan di media sosialnya pada Rabu, 21 Januari 2026, Alexander Wilyo membagikan momen kebersamaan tersebut yang diwarnai obrolan ringan namun bermakna.
Alexander menjelaskan bahwa perbincangan mereka tidak hanya fokus pada agenda organisasi, tetapi juga diisi dengan cerita, tawa, dan rasa saling menguatkan sebagai keluarga besar.
Salah satu topik utama yang menjadi pembahasan adalah mengenai Kabupaten Ketapang, daerah yang menjadi tempat asal dan kebanggaan bagi keduanya.
Sebagai sesama putra daerah, Alexander merasakan adanya ikatan emosional yang kuat dalam setiap percakapan mereka mengenai kemajuan kampung halaman.
Ia menyebut sosok OSO sebagai anak daerah yang sejak awal perjalanan hidupnya selalu membawa semangat untuk memajukan daerah agar lebih bermartabat.
Bagi Alexander, OSO bukan sekadar figur pemimpin partai, melainkan sosok orang tua yang kerap memberikan nasihat bijak dan ketenangan dalam berjuang.
Dalam kebersamaan itu, Alexander merasakan bahwa perjuangan politik dan pembangunan harus dilandasi dengan hati, keikhlasan, serta rasa persaudaraan.
Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab bersama untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat dan daerah Kalimantan Barat secara menyeluruh.
Kebersamaan yang tulus ini diakui Alexander menjadi energi positif bagi jajaran pengurus dalam menyongsong prosesi pelantikan mendatang.
Dengan semangat satu hati dan satu tujuan, pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun daerah melalui jalur organisasi dan pemerintahan.
Sikap saling menguatkan antara tokoh senior dan pemimpin daerah ini menjadi simbol pentingnya kolaborasi antar-generasi untuk masa depan Kalimantan Barat yang lebih baik.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar