Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » 5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips Esensial dari Jadi Penulis Muda

5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips Esensial dari Jadi Penulis Muda

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.Com – Menulis fiksi sering kali dianggap hanya sebagai proses menuangkan imajinasi. Namun, bagi mereka yang ingin menapaki karier profesional, detail teknis menjadi penentu apakah sebuah naskah layak diterbitkan atau tidak.

Ujwar Firdaus melalui platform Jadi Penulis Muda mengungkapkan bahwa seorang penulis profesional harus memiliki ketelitian tinggi agar karya yang dihasilkan tidak hanya menarik secara ide, tetapi juga rapi secara struktur. Berdasarkan evaluasi terhadap banyak naskah baru, berikut adalah lima kesalahan fatal yang wajib dihindari oleh penulis pemula:

1. Penggunaan Tanda Baca yang Berlebihan

Fenomena penggunaan tanda baca yang berderet, seperti deretan tanda tanya atau koma yang berlebihan, masih sering ditemukan di platform menulis daring.

• Dampaknya: Tulisan terlihat tidak rapi dan membuat mata pembaca cepat lelah.
• Solusi: Gunakan satu tanda baca saja sesuai fungsinya. Gunakan elipsis (tiga titik) hanya untuk menunjukkan ucapan yang terputus atau jeda bicara.

2. Kalimat Tanpa Jeda Tanda Baca

Kebalikan dari poin sebelumnya, banyak penulis yang mengabaikan titik dan koma. Kalimat yang terlalu panjang tanpa jeda membuat pembaca kesulitan menangkap maksud cerita. Tanda baca berfungsi sebagai instruksi bagi pembaca kapan harus berhenti sejenak untuk memahami konteks.

3. Cacat Logika dalam Cerita

Meskipun genre yang ditulis adalah fiksi, logika cerita harus tetap terjaga agar terasa meyakinkan.

• Contoh: Seorang karakter remaja usia 17 tahun menjabat sebagai CEO namun hanya sibuk dengan urusan asmara tanpa latar belakang profesi yang kuat.
• Saran: Berikan alasan atau backstory yang masuk akal agar pembaca tidak merasa cerita tersebut terlalu dipaksakan atau tidak realistis
.
4. Narasi yang Tidak Fokus (Ngalor-Ngidul)

Kesalahan ini terjadi ketika penulis memasukkan informasi atau karakter tambahan yang tidak berkontribusi pada jalannya plot. Menjelaskan sejarah sebuah benda atau profil tokoh secara panjang lebar tanpa pengaruh terhadap alur justru akan membosankan. Pastikan setiap detail memiliki fungsi untuk menggerakkan cerita atau membangun atmosfer.

5. Kekeliruan Teknik Penulisan Dialog

Ini adalah aspek krusial yang paling sering diperhatikan oleh editor penerbitan. Kesalahan umum adalah lupa menempatkan tanda baca sebelum tanda petik penutup.

• Salah: “Kamu di mana” tanya Budi.
• Benar: “Kamu di mana?” tanya Budi.

Pastikan selalu ada tanda titik, koma, seru, atau tanya sebelum tanda kutip akhir. Kerapian di bagian ini menunjukkan profesionalitas seorang penulis.

Menulis adalah proses belajar yang berkelanjutan. Dengan menguasai fondasi teknis ini, kualitas tulisan akan meningkat secara signifikan dan memperbesar peluang naskah diterima oleh penerbit atau diminati pembaca luas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Sekda Erwin Sudrajat Hadiri Groundbreaking SPPG Polri di Kayong Utara

    Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Sekda Erwin Sudrajat Hadiri Groundbreaking SPPG Polri di Kayong Utara

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, menghadiri kegiatan Peresmian dan Groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara virtual. Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting di Ruang Vicon Mapolres Kayong Utara pada Jumat, 13 Februari 2026 ini, juga meresmikan Gudang Ketahanan Pangan Polri. Agenda besar ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik […]

  • Ganggu Istirahat Warga, Polisi Tertibkan Kendaraan Berknalpot Bising di Pusat Kayong Utara

    Ganggu Istirahat Warga, Polisi Tertibkan Kendaraan Berknalpot Bising di Pusat Kayong Utara

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di akhir pekan, Unit Patroli Satsamapta Polres Kayong Utara menggelar patroli sambang skala besar. Operasi yang dilaksanakan pada Sabtu malam, 24 Januari 2026, ini memberikan fokus utama pada penertiban aksi balap liar dan penggunaan knalpot tidak standar atau brong yang kerap dikeluhkan warga. […]

  • Pemerintah: Makan Bergizi Gratis Jangkau 60 Juta Warga, Serap 1 Juta Pekerja

    Pemerintah: Makan Bergizi Gratis Jangkau 60 Juta Warga, Serap 1 Juta Pekerja

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan sejumlah program prioritas pemerintah mulai memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemerataan fasilitas pendidikan dinilai memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah […]

  • Pemerintah Catat Tren Positif Pariwisata 2025, Wisnus Jadi Penopang Utama

    Pemerintah Catat Tren Positif Pariwisata 2025, Wisnus Jadi Penopang Utama

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Lensa Kayong
    • 0Komentar

    LensaKayong.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta tingginya pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), yang dinilai menjadi sinyal penguatan pariwisata berkelanjutan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan capaian tersebut dalam laporan kinerja bulanan Kementerian Pariwisata. […]

  • Bupati Romi Wijaya Minta Panitia MTQ Mitigasi Risiko Demi Sukseskan Syiar Islam di Kayong Utara

    Bupati Romi Wijaya Minta Panitia MTQ Mitigasi Risiko Demi Sukseskan Syiar Islam di Kayong Utara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Daerah Kayong Utara bersama LPTQ setempat dan Tim Asistensi LPTQ Kalimantan Barat menggelar pertemuan penting guna mensukseskan MTQ ke-34 tahun 2026. Kegiatan asistensi persiapan penyelenggaraan tingkat provinsi ini dihadiri langsung oleh Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, di Aula Pendopo Bupati, Minggu malam, 18 Januari 2026. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Romi menegaskan komitmen […]

  • Jaga Kekhusyukan Ramadhan 1447 H, Pemkot Pontianak Wajibkan Diskotek Tutup Sebulan Penuh

    Jaga Kekhusyukan Ramadhan 1447 H, Pemkot Pontianak Wajibkan Diskotek Tutup Sebulan Penuh

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menerbitkan Pengumuman Nomor 430 Tahun 2026 guna menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh umat Islam di Kota Pontianak dalam menjalankan ibadah puasa tahun 2026. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan […]

expand_less