Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » KPK Peringatkan Risiko Korupsi dalam Wacana Pilkada Lewat DPRD

KPK Peringatkan Risiko Korupsi dalam Wacana Pilkada Lewat DPRD

  • account_circle Lensa Kayong
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LensaKayong.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan potensi meningkatnya praktik transaksi politik dan korupsi tertutup jika pemilihan kepala daerah dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut KPK, mekanisme tersebut berisiko mempersempit akuntabilitas kekuasaan dan menjauhkan kepala daerah dari kontrol publik.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan pandangan tersebut dalam Focus Group Discussion bertajuk Pilkada Melalui DPRD—Menyoal Biaya Tinggi Politik bersama Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

“Yang paling penting bukan mekanisme pemilihannya, tetapi kepada siapa kekuasaan itu dipertanggungjawabkan,” ujar Setyo.

Ia menjelaskan, pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi menciptakan konsentrasi pengambilan keputusan di lingkaran elite politik. Dalam kondisi itu, relasi antara kepala daerah dan DPRD dapat berubah menjadi hubungan balas budi politik.

“Kepala daerah bisa merasa berutang kepada DPRD, bukan kepada rakyat,” katanya.

Setyo menilai, meskipun sistem pemilihan langsung tidak sepenuhnya bebas dari korupsi, mekanisme tersebut masih menyediakan ruang pengawasan publik yang lebih luas. Sebaliknya, pemilihan tidak langsung melalui DPRD dinilai rawan melahirkan praktik state capture corruption.

KPK mencatat, akar persoalan korupsi kepala daerah terletak pada politik biaya tinggi yang mendorong munculnya ijon politik kepada pemodal. Karena itu, reformasi Pilkada dinilai harus berangkat dari upaya memperkuat akuntabilitas dan integritas, bukan semata pertimbangan efisiensi anggaran.

Dalam diskusi tersebut, akademisi Djohermansyah Djohan menyoroti perbedaan frasa konstitusional antara pemilihan presiden dan kepala daerah. Menurut dia, frasa “dipilih secara demokratis” membuka ruang tafsir terhadap mekanisme pemilihan kepala daerah. (*/)

  • Penulis: Lensa Kayong

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Songsong MTQ Tingkat Provinsi, Bupati Kayong Utara Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

    Songsong MTQ Tingkat Provinsi, Bupati Kayong Utara Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com – Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, memberikan penekanan penting dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai sarana memperkuat keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Pesan tersebut disampaikan Bupati Romi Wijaya saat menghadiri peringatan Isra Mikraj […]

  • Strategi Sederhana Hidup Sehat ala dr. Zaidul Akbar: Prioritaskan Pengurangan Porsi Makan

    Strategi Sederhana Hidup Sehat ala dr. Zaidul Akbar: Prioritaskan Pengurangan Porsi Makan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

      LensaKayong.Com Pakar kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, membagikan pandangan mengenai metode paling praktis dalam menjaga kebugaran tubuh. Melalui sebuah unggahan video pada 2 Februari 2024, beliau menekankan bahwa kunci kesehatan yang optimal sering kali dimulai dari kebiasaan makan yang lebih terkendali. Mengurangi Makan sebagai Langkah Awal Menuju Sehat Menurut dr. Zaidul Akbar, mengurangi […]

  • Data Mengejutkan: Kayong Utara Hanya Punya 4 Dokter Spesialis, Pemprov Kalbar Dorong Kemandirian Pendidikan Spesialis

    Data Mengejutkan: Kayong Utara Hanya Punya 4 Dokter Spesialis, Pemprov Kalbar Dorong Kemandirian Pendidikan Spesialis

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkap fakta memprihatinkan terkait krisis tenaga medis di wilayahnya. Hal ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat masa bakti 2025–2028 di Hotel Novotel Pontianak, Minggu, 8 Februari 2026. Berdasarkan data terbaru, Kalimantan Barat masih mengalami kekurangan tenaga medis yang sangat […]

  • Titik Api Terdeteksi di Hutan Produksi Pulau Maya, Tim Gabungan Terjang Medan Berat demi Ground Check

    Titik Api Terdeteksi di Hutan Produksi Pulau Maya, Tim Gabungan Terjang Medan Berat demi Ground Check

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Personel gabungan dari Polsek Pulau Maya Karimata, TNI, dan instansi terkait melakukan ground check menyusul temuan titik api di kawasan Hutan Produksi, Dusun Kamboja Baru, Desa Kamboja. Berdasarkan pantauan udara, kepulan asap dan kobaran api masih terdeteksi di lokasi tersebut meski akses melalui jalur darat sangat sulit untuk ditembus. Kondisi ini diperparah dengan […]

  • Menkes Tinjau RSUD Syarif Idrus Kubu Raya, Targetkan Operasional Layanan Spesialis Juni 2026

    Menkes Tinjau RSUD Syarif Idrus Kubu Raya, Targetkan Operasional Layanan Spesialis Juni 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pembangunan sektor kesehatan di Kalimantan Barat memasuki babak baru dengan hadirnya fasilitas medis modern berskala nasional. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, didampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau langsung progres pembangunan gedung baru RSUD Tuan Besar Syarif Idrus di Kabupaten Kubu Raya, Jumat, 6 Februari 2026. Rumah sakit ini merupakan bagian dari […]

  • Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalbar Jual Paket Sembako Rp90 Ribu Jadi Rp50 Ribu di Sukadana

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    LensaKayong.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah nyata membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, […]

expand_less