Kisah Inspiratif dari Karimata: Bumdesa Betok Jaya Bersama Pamerkan Inovasi Listrik Mandiri di Boyolali
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

Wabup Amru Chanwari saat meninjau stand Kalbar di Pameran Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Boyolali. | Kisah Inspiratif dari Karimata: Bumdesa Betok Jaya Bersama Pamerkan Inovasi Listrik Mandiri di Boyolali. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LensaKayong.Com – Bumdesa Betok Jaya Bersama, yang berasal dari Desa Betok Jaya, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, sukses mewakili Provinsi Kalimantan Barat dalam ajang bergengsi Pameran Hari Desa Nasional 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada 14 hingga 15 Januari 2026.
Kehadiran unit usaha desa dari wilayah kepulauan ini mendapat dukungan langsung dari Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, yang didampingi oleh Kepala Dinas SP3APMD, Andri Candra. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengawal prestasi desa di level nasional.
Bumdesa Betok Jaya Bersama mencuri perhatian pengunjung pameran karena keunikan dan nilai sosial yang diusungnya. Meski berada di perairan Selat Karimata dengan tantangan geografis yang sulit, Bumdesa ini berhasil mengelola unit usaha yang sangat vital bagi warga, yakni Listrik Desa.
Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, menyatakan bahwa terpilihnya Bumdesa ini menjadi bukti bahwa keterbatasan infrastruktur bukan penghalang untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat.
“Bumdesa ini lahir dari kebutuhan dasar masyarakat. Di saat jaringan PLN belum menjangkau wilayah kepulauan mereka, Bumdesa hadir menjadi solusi. Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan dukungan moral agar mereka terus semangat mengabdi bagi masyarakat desa,” ujar Amru Chanwari di sela kegiatan.
Salah satu poin utama yang menonjol dari Bumdesa Betok Jaya Bersama adalah orientasi usahanya. Berbeda dengan banyak badan usaha yang mengejar keuntungan finansial (profit oriented), Bumdesa ini lebih mengedepankan pelayanan publik (social oriented).
Secara angka, laba dari unit listrik desa ini mungkin tidak sebesar Bumdesa di daerah daratan yang memiliki akses lebih mudah. Namun, nilai manfaatnya tidak terukur bagi warga desa yang sebelumnya kesulitan mendapatkan akses energi untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Dinas SP3APMD Kayong Utara, Andri Candra, menambahkan bahwa momentum Hari Desa Nasional ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi potensi daerah. Wilayah Kepulauan Karimata sendiri dikenal memiliki kekayaan alam yang luar biasa namun membutuhkan perhatian khusus dalam pengembangannya.
Melalui pameran ini, diharapkan semangat Bumdesa Betok Jaya Bersama dapat menular ke desa-desa lain di Kalimantan Barat, khususnya di wilayah terpencil, untuk terus berinovasi mandiri demi kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar